{"id":185,"date":"2023-03-07T10:52:22","date_gmt":"2023-03-07T10:52:22","guid":{"rendered":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/142"},"modified":"2023-03-07T10:52:22","modified_gmt":"2023-03-07T10:52:22","slug":"kunjungan-study-banding-kalurahan-triharjo-ke-lombok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/2023\/03\/07\/kunjungan-study-banding-kalurahan-triharjo-ke-lombok\/","title":{"rendered":"Kunjungan Study Banding Kalurahan Triharjo ke Lombok"},"content":{"rendered":"<p>Jumat, 3 Maret 2023<\/p>\n<p>Pemerintah Kalurahan Triharjo, mengadakan Kunjungan Studi Banding di Desa Tanak Awu Lombok Tengah. Pada Kesempatan ini, pemerintah Kalurahan Triharjo bersilaturahmi serta saling tukar cerita dengan Pemerintah Desa Tanak Awu,Lombok terkait kondisi dan potensi potensi yang ada di masing-masing desa.<\/p>\n<p><strong>Tanak Awu<\/strong> yang terletak di dekat Bandara Internasional Lombok ini adalah salah satu <span style=\"color: #000000\"><span style=\"text-decoration: underline\"><a style=\"color: #000000;text-decoration: underline\" href=\"https:\/\/p2k.stekom.ac.id\/ensiklopedia\/Desa\">desa<\/a><\/span> di <a style=\"color: #000000;text-decoration: underline\" href=\"https:\/\/p2k.stekom.ac.id\/ensiklopedia\/Kecamatan\">kecamatan<\/a> <a style=\"color: #000000;text-decoration: underline\" href=\"https:\/\/p2k.stekom.ac.id\/ensiklopedia\/Pujut,_Lombok_Tengah\">Pujut<\/a>, <a style=\"color: #000000;text-decoration: underline\" href=\"https:\/\/p2k.stekom.ac.id\/ensiklopedia\/Kabupaten_Lombok_Tengah\">Kabupaten Lombok Tengah<\/a>, <a style=\"color: #000000;text-decoration: underline\" href=\"https:\/\/p2k.stekom.ac.id\/ensiklopedia\/Indonesia\">Indonesia<\/a><\/span><span style=\"text-decoration: underline\">,<\/span> Yang berhasil di Mekar kan Dari Desa Induk (Desa Penujak) Pada Tahun 1951. Masyarakat yang mendiami wilayah ini adalah di dominasi dari Trah Kedatuan Kedaro,Batu Dendeng, kemudian Sunggaling, dan Pejanggik. di Desa ini Masih sangat Tindih memegang akan Adat Istiadat para leluhur mereka. Dalam Mengolah sampah Rumah Tangga Pemerintah Desa Tanak Awu berhasil mengembangkan Budidaya Belatung\/Maggot untuk mengurai sampah tersebut.<\/p>\n<p>Maggot atau Belatung merupakan larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia Illucens dalam bahasa Latin, jenis lalat yang awalnya berasal dari telur dan bermetamorfosis menjadi lalat dewasa yang sangat aktif memakan sampah organik.<\/p>\n<p>Budidaya Maggot tidak hanya menjadi solusi untuk menangani sampah yang dihasilkan dari sisa rumah tangga warga sekitar, akan tetapi maggot juga sangat efektif sebagai pakan ternak karena mengandung protein tinggi. Budidaya Maggot sendiri cukup mudah dan ramah lingkungan, tanpa harus mengeluarkan modal yang besar untuk budidayanya.<\/p>\n<p>Setelah selesai mengunjungi kantor Pemerintah Desa Tanak Awu, Pemerintah Desa Triharjo dipersilahkan untuk mengunjungi tempat budidaya Maggot yaitu Bank Sampah AL-HAQIQI yang dikelola oleh Pemerintah Desa Tanak Awu. Pamong Triharjo dapat belajar banyak dalam mengelola sampah, budidaya maggot, serta mengawetkan\/mengeringkan maggot untuk dijadikan pakan Ternak.<\/p>\n<p>Semoga dengan adanya Kunjungan ini, hubungan Pemerintah Desa Triharjo dengan Pemerintah Desa Tanak Awu dapat berkelanjutan lebih baik lagi. Serta pengalaman dan ilmu ilmu yang diberikan Pemerintah Desa Tanak Awu dapat dijadikan pedoman dan dipraktekan oleh Pamong Kalurahan Triharjo, sehingga sampah sampah Organik yang ada di Wilayah Kalurahan Triharjo dapat berkurang dan bahkan bisa menghasilkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jumat, 3 Maret 2023 Pemerintah Kalurahan Triharjo, mengadakan Kunjungan Studi Banding di Desa Tanak Awu Lombok Tengah. Pada Kesempatan ini, pemerintah Kalurahan Triharjo bersilaturahmi serta saling tukar cerita dengan Pemerintah Desa Tanak Awu,Lombok terkait kondisi dan potensi potensi yang ada di masing-masing desa. Tanak Awu yang terletak di dekat Bandara Internasional Lombok ini adalah salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":68,"featured_media":186,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-185","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/68"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}