{"id":730,"date":"2025-06-26T04:16:15","date_gmt":"2025-06-26T04:16:15","guid":{"rendered":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/?p=730"},"modified":"2025-06-26T04:27:22","modified_gmt":"2025-06-26T04:27:22","slug":"selamat-memperingati-hari-anti-narkoba-internasional-26-juni-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/2025\/06\/26\/selamat-memperingati-hari-anti-narkoba-internasional-26-juni-2025\/","title":{"rendered":"Selamat memperingati Hari Anti Narkoba Internasional 26 Juni 2025."},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni setiap tahunnya. Peringatan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat global tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya kerjasama internasional dalam memeranginya.<br>Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking disahkan sejak tahun 1987. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sejarah Hari Anti Narkotika Internasional<\/strong><br>Melansir dari PBB, melalui resolusi 42\/112 pada 7 Desember 1987, Majelis Umum PBB menetapkan 26 Juni sebagai Hari Anti Narkotika Internasional. Keputusan ini diambil sebagai perwujudan komitmen untuk memperkuat tindakan dan kerjasama guna mencapai tujuan masyarakat internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Didukung setiap tahun oleh individu, komunitas, dan berbagai organisasi di seluruh dunia, peringatan global ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah-masalah utama yang ditimbulkan oleh obat-obatan terlarang bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tujuan Hari Anti Narkotika Internasional<\/strong><br>Adapun beberapa tujuan diperingatinya Hari Anti Narkotika Internasional adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Meningkatkan kesadaran tentang efektivitas dari strategi pencegahan berbasis bukti, dengan menekankan dampaknya dalam mengurangi bahaya penggunaan narkoba.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Mendorong investasi yang lebih besar dalam upaya pencegahan oleh pemerintah, pembuat kebijakan, dan penegak hukum dengan menyoroti manfaat jangka panjang dari intervensi dan pencegahan dini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Memberdayakan masyarakat untuk menerapkan inisiatif pencegahan berbasis bukti, membina ketahanan terhadap penggunaan narkoba dan mempromosikan solusi yang dipimpin oleh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Mempromosikan dialog dan kolaborasi antara para pemangku kepentingan untuk meningkatkan praktik dan kebijakan pencegahan berbasis bukti, menumbuhkan lingkungan yang mendukung untuk berbagi pengetahuan dan inovasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Mendorong pembuatan kebijakan berbasis bukti di tingkat nasional dan internasional, dengan memastikan bahwa kebijakan narkoba didasarkan pada penelitian ilmiah dan praktik terbaik yang sudah terbukti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Melibatkan masyarakat dengan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam merancang dan melaksanakan program pencegahan narkoba yang efektif, serta memberdayakan mereka untuk mengambil tanggung jawab dalam upaya pencegahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Memberdayakan kaum muda dengan membekali kaum muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya agar mereka bisa menjadi agen perubahan di komunitas mereka, mengadvokasi inisiatif pencegahan narkoba, dan memperkuat suara mereka dalam diskusi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2022 Membangun kerja sama dan kolaborasi internasional antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat untuk merancang dan menerapkan strategi berbasis bukti dalam memerangi perdagangan narkoba dan kejahatan terorganisir, dengan mengakui bahwa masalah narkoba bersifat global dan memerlukan pendekatan kolektif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bahaya Penyalahgunaan Narkotika<\/strong><br>Meskipun pada beberapa jenis narkoba juga digunakan sebagai pengobatan, tetap saja harus mendapatkan pengawasan ketat dari dokter atau para ahli lainnya. Melansir BNN, berikut ini adalah bahaya penyalahgunaan narkotika bagi hidup dan kesehatan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">1. Dehidrasi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyalahgunaan zat tersebut dapat mengurangi keseimbangan elektrolit, menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Jika kondisi ini berlanjut, tubuh bisa mengalami kejang-kejang, halusinasi, perilaku agresif, dan sesak di dada. Dalam jangka panjang, dehidrasi ini dapat mengakibatkan kerusakan otak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2. Halusinasi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Halusinasi adalah salah satu efek umum yang dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Selain itu, penggunaan dalam dosis berlebih dapat menyebabkan muntah, mual, ketakutan yang intens, dan gangguan kecemasan. Penggunaan jangka panjang dapat membawa dampak yang lebih serius seperti gangguan mental, depresi, dan kecemasan kronis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">3. Penurunan tingkat kesadaran<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengguna yang mengonsumsi obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebihan akan mengalami efek yang membuat tubuh terlalu rileks. Hal tersebut dapat membuat kesadaran mereka menurun secara signifikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa kasus menunjukkan bahwa pengguna tersebut tidur terus-menerus dan sulit untuk dibangunkan. Hilangnya kesadaran ini mengakibatkan gangguan koordinasi tubuh, kebingungan, dan perubahan perilaku yang sering terjadi. Salah satu dampak berisiko tinggi dari narkoba adalah hilangnya ingatan, yang membuat sulit bagi pengguna untuk mengenali lingkungan sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">4. Gangguan kualitas hidup<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahaya narkoba tidak hanya merugikan kesehatan fisik, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Contohnya, sulit berkonsentrasi saat bekerja, mengalami kesulitan keuangan, bahkan harus menghadapi konsekuensi hukum seperti berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melakukan pelanggaran hukum terkait narkoba.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">5. Kematian<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak terburuknya adalah kematian, apabila mengonsumsi obat-obatan tersebut dengan dosis tinggi atau yang dikenal sebagai overdosis. Menggunakan sabu-sabu, opium, dan kokain dapat menyebabkan kejang-kejang pada tubuh, dan jika tidak ditangani dengan serius, kondisi ini bisa berujung pada kematian. Inilah konsekuensi fatal yang harus dihadapi bagi mereka yang terjerat kecanduan narkotika, di mana nyawa menjadi taruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian serba-serbi Hari Anti Narkotika Internasional. Penting bagi kita untuk menyadari betapa bahayanya penyalahgunaan narkotika bagi tubuh kita. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Artikel ini dikutip dari detikbali, &#8220;Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni: Sejarah, Tema, Tujuan, dan Bahaya&#8221; selengkapnya\u00a0<a href=\"https:\/\/www.detik.com\/bali\/berita\/d-7407694\/hari-anti-narkotika-internasional-26-juni-sejarah-tema-tujuan-dan-bahaya\">https:\/\/www.detik.com\/bali\/berita\/d-7407694\/hari-anti-narkotika-internasional-26-juni-sejarah-tema-tujuan-dan-bahaya<\/a>. yang ditulis oleh Zheerlin Larantika Djati Kusuma, peserta Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni setiap tahunnya. Peringatan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat global tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan pentingnya kerjasama internasional dalam memeranginya.Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional atau International Day Against Drug Abuse and Illicit Trafficking disahkan sejak tahun 1987. Sejarah Hari Anti Narkotika InternasionalMelansir dari PBB, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":68,"featured_media":731,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/68"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=730"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/730\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":735,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/730\/revisions\/735"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/triharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}